Loading

Warning: include(kirisingle.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/padangm3/public_html/m/single.php on line 56

Warning: include(kirisingle.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/padangm3/public_html/m/single.php on line 56

Warning: include() [function.include]: Failed opening 'kirisingle.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/padangm3/public_html/m/single.php on line 56

Bupati Apresiasi BNPB Bangun 3 Jembatan dan 147 Huntap di Pasaman

padangmedia.com , Selasa, 23 April 2013 17:25 wib

Rombongan kepala BNPB disuguhi atraksi silat, tari galombang dan Tor-tor ketika memasuki acara peresmian jembatan Batang Sumpur di padanggelugur

PASAMAN - Bupati Pasaman, Benny Utama mengapresiasi kinerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah banyak membantu pembangunan kembali berbagai sarana dan prasarana infrastruktur yang rusak pasca bencana melanda daerah itu.

Bebagai bencana datang silih berganti. Yang terparah yakni, bencana banjir bandang yang menghantam Kecamatan Simpati pada Februari  2012 lalu. Kejadian itu mengakibatkan ratusan rumah warga rusak parah, demikian juga areal pertanian.

Baru-baru ini, bencana banjir kembali menghantam Pasaman, tepatnya di Kecamatan Rao Utara. Banjir mengakibatkan satu nagari yang dihuni ribuan jiwa terisolir dan tak bisa diakses selama sepekan karena terputusnya akses jalan dan empat jembatan menuju nagari Kotonopan.

“Oleh BNPB, berbagai kerusakan seperti bangunan, jembatan dan jalan sudah diganti dengan mengucurkan bantuan dana pemulihan yang lumayan jumlahnya untuk daerah ini,” ujar Bupati Pasaman, Benny Utama menjawab padangmedia.com, usai peresmian jembatan Batang Sumpur bersama Kepala BNPB DR Syamsul Maarif, Selasa (23/4).

Dikatakan Bupati, untuk Pasaman, tiga jembatan senilai Rp13,5 miliar dibangun dari rehab rekon BNPB pusat pada tahun 2012 lalu. Meliputi Jembatan Batang Sumpur, Jembatan Batang Landu dan Jembatan Durian Kunyit.

Selain itu, juga ada bantuan dana sebesar Rp2,5 miliar untuk pembangunan kembali 147 unit Hunian Tetap (Huntap) bagi warga korban banjir bandang di Kecamatan Simpati plus Rp200 juta untuk pembangunan 2 unit mushalla yang rusak di daerah itu.

“Selain dana itu, masih ada dana bantuan pemulihan pasca bencana untuk kecamatan Rao Utara sebesar Rp3,1 miliar yang diamuk banjir beberapa waktu lalu,” tutur Benny.

Bupati menjelaskan, Pasaman merupakan salah satu daerah kabupaten/kota di Sumbar yang acap kali dilanda musibah bencana alam.

“Pasaman daerahnya meliputi perbukitan dan dilintasi sungai-sungai besar sehingga rawan terhadap bencana longsor dan banjir. Ini menjadi kewaspadaan tersendiri dan semua masyarakat sudah mengetahui hal itu,” katanya. (wahyu)

 

 

 

Berita Terkait