Loading

Pembunuhan Kenalan Lewat FB

Selain Nabila, Wisnu Mengaku Menghabisi Yanti

padangmedia.com , Rabu, 01 Mei 2013 19:12 wib

Bukittinggi – Tulang belulang manusia ditemukan sekitar 500 meter dari jalan raya dalam semak di daerah Banda Munggu, Jorong Gantiang, Nagari Koto Gadang, kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat Rabu siang.

Tulang manusia tersebut ditemukan berserakkan dalam semak-semak di pematang sawah yang ditutupi tanaman. Tulang manusia tersebut ditemukan setelah adanya pengakuan Wisnu(27), tersangka pembunuhan Rusyda Nabila (16).

Dari pemeriksaan polisi, tersangka mengaku sebelumnya juga telah membunuh Novrida Yanti (23), anak pasangan Afrizal (52) dengan Nelfadelfira (44) yang dilaporkan hilang sejak 3 Februari 2013, warga Batu Kambiang, Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Waka Polres Kota Bukittinggi Arif Budiman di Bukittingi, siaang tadi  menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan tulang tersebut milik Novrida Yanti karena masih perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dulu.

 "Tim forensik akan melakukan pemeriksaan gigi dan tulang kaki dimana pemeriksaannya dilakukan di Jakarta guna memastikan tulang itu milik Novrida Yanti," katanya.

Menurut Arief, dari pengakuan tersangka kepihak kepolisian, tersangka juga telah membunuh Novrida Yanti, dan jasadnya dibuang di Koto Gadang semak-semak dan pihakkepolisian pun langsung membawa tersangka untuk menujukkan lokasi pembuangan jasad korban.

 "Di lokasi, petugas menemukan tulang belulang berserakan serta pakaian yang telah kusam. Setelah dikumpulkan, tulang belulang tersebut dibawa ke RSAM," katanya.

Wisnu, tersangka pembunuhan Rusyda Nabila (16), siswi Diniyah Limo Jurai, Sungai Pua Kabupaten Agam yang dikubur tersangka di sawah sedalam 60 centimer di daerah Jorong Koto Dalam, Nagari Pekan Senayan, Kecamatan Banuhampu.

Wisnu membunuh Rusyda karena hendak mencuri barang korban. Dari pengakuan Wisnu mereka berkenalan lewat jejaring sosial dan mengajak nabila datang ke tempatnya. Dalam FB itu Wisnu memakai akun milik adik perempuannya. (farsi)

Berita Terkait