Loading

Diskusi BEMM UBH Kenalkan Peranan KKN

padangmedia.com , Kamis, 16 Mei 2013 19:13 wib

@padangmedia.com

PADANG - Terdapat 8 perguruan tinggi negeri dan swasta di provinsi Sumatra Barat yang akan di koordinir oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Provinsi untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satunya Universitas Bung Hatta (UBH). Nantinya, para mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut akan diterjunkan di 19 kabupaten dan kota di Sumbar.

Hal ini dikatakan Kabid Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna (SDA dan TTG) Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM)   Provinsi Sumatera Barat, Zukirwan Chan saat memaparkan materi peranan KKN terhadap pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan Diskusi Publik di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus I Universitas Bung Hatta (UBH), Kamis (16/5). Kegiatan ini diprakarsai Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa (BEMM) UBH.

"BPM akan mengumpulkan dan mengarahkan perguruan tinggi yang telah mendaftar tersebut untuk bisa melakukan pemberdayaan pada masyarakat berdasarkan disiplin ilmu tiap mahasiswanya agar terlakasananya tri darma perguruan tinggi, "sebut Zukirwan.

Dijelaskan, terdapat 6600 lebih mahasiswa yang akan melakukan KKN di 15 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar, untuk kampus UBH akan diletakkan di 5 kabupaten/kota yaitu Padang Pariaman, Agam, Sijunjung, Dhamasraya dan Tanah Datar.

“Setiap Perguruan tinggi mestinya melapor ke BPM jika mengadakan program KKN di kampusnya agar saat serah terima mahasiswa KKN antara gubernur ke bupati atau walikota bisa jelas kedudukannya,” ucap alumus Fakultas Hukum UBH ini.

UBH sendiri mendapat kepercayaan dari provinsi untuk melakukan acara pelepasan mahasiswa KKN dari 8 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Sumbar oleh Gubernur Sumbar pada 27 Mei 2013 mendatang di GOR Kampus II UBH.

Dalam diskusi ini, menghadirkan juga pembicara dari Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UBH, Dr. Elfiondri, S.S., M.Hum yang menyampaikan materi Peranan KKN-PPM UBH bagi Pemberdayaan masyarakat sumatra Barat.

Menurut Elfiondri, Universitas Bung Hatta baru 2 kali melakukan KKN dan bulan Juni mendatang akan dilaksanakan untuk ke-3 kalinya. Mahasiswa yang mengikuti KKN harus paham, kegiatan ini tidak seperti KKN zaman dulu untuk membangun masyarakat tapi KKN saat ini untuk memberdayakan masyarakat saling sharing dan bertukar informasi.

“UBH dengan 7 fakultas dan 24 jurusan yang ada, diharapkan para mahasiswa mampu menyumbang ide dan pemikiran terhadap permasalahan yang ada di masyarakat, bukan hanya menyumbang tenaga fisik dan finansial saja,” ujar Elfiondri.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa UBH, Fashly Eka Putra mengatakan diskusi publik ini bertujuan untuk meningkatkan mahasiswa dalam berdiskusi dan membuka wawasan dari materi-materi yang disampaikan oleh pemateri. “Kegiatan diskusi ini sederhana saja hanya mengajak mahasiswa untuk berdiskusi, karena budaya dan keinginan mahsiswa kita untuk diskusi itu sangat minim,” ujar Fashly.

Diskusi ini dilakukasn secara interktif yang dimoderatori Trissya Andari Kolobinti yang diikuti oleh 105 peserta yang terdaftar dan dihadiri oleh ketua-ketua kelembagaan UKM, DPMMF, BEMMF se-lingkungan UBH.(der/bey)

Berita Terkait